Thursday, March 21, 2013

Beberapa alasan untuk tidak membenci ex


Hello Blogosphere! Apa yang ada di pikiran blogosphere sekalian kalo mendengar kata ex-girl(or boy)friend? yah jawabannya terserah kalian masing - masing sih :) Tapi ada nggak diantara kalian yang dendam gara-gara dicampakkan sama ex-nya? Beberapa hari yang lalau temen saya sempet nanya kesaya (agak heran) karena saya masih sering berhubungan (bukan berhubungan badan loh ya hehe) dengan ex saya "Kamu masih ngarep biar bisa CLBK?" kurang lebih gitu inti pertanyaannya, saya cuma jawab dengan "nggak lah". Banyak pasangan yang awalnya jadian dengan baik-baik, kemudian berpisah dengan cara yang tidak mengenakkan. Namun, haruskah Anda membalaskan rasa sakit hati itu kepada sang mantan? Tentu itu bukan suatu tindakan yang dewasa bukan? Nah makannya saya mau ngasih beberapa alasan kenapa kita nggak boleh dendam / musuhan sama ex kita.

           1.  Bisa menyakiti perasaan orang lain.

           Bayangin aja yah, kalau kamu masih nyimpen dendam kesumat sama mantan secara sadar ataupun nggak kamu bukan hanya menyakiti perasaan ex-mu aja tapi mungkin juga bisa menyinggung perasaan orang yang lagi deket sama ex-mu itu (dibaca: pacar baru).

          2.  Bukti kalau hubungan kamu selama ini tuh "gagal"
           Membenci mantan itu juga bisa jadi indikasi kalau hubunganmu selama ini dikatakan gagal! tentu kita bisa beda'in mantan pasangan yang break dengan cara baik -baik dengan mantan pasangan yang break dengan susah payah (kaya mau eek trus kena sembelit).

         3. Benci itu bukan obat
          Rasanya tuh nikmaaaat banget kalo habis ngomongin sisi negativnya mantan sama orang lain tapi, apa setelah berbuat begitu bisa mengurangi rasa sakit kamu? i don't thing so......

        4. Mempersempit jalan buat dapet pacar baru
         Kalau kamu udah dicap "pendendam" tentu nyari pacar baru itu bagaikan nyari jarum di tumpukan jerami.

       5. Masalah harga diri dan reputasi
        Ngegosipin ex dengan teman juga bisa menambah kesan kalau kamu itu seseorang yang tidak dewasa dan itu bisa memperburuk reputasimu.


Itulah beberapa alasan yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat :)

Wednesday, January 30, 2013

Tips sebelum mengisi KRS (Kartu Rencana Studi)


Halo Blogosphere! I'm Backkkkk!!!!

Semester genap segera dimulai, para mahasiswa pun sibuk menyuusun rencana studinya masing - masing [termasuk diriku], nah sebagai mahasiswa yang IPnya sedikit rendah tentu saya harus benar - benar matang untuk menyiapkan rencana studi smester depan, nah maka dari itu saya akan memberi sedikit tips kepada blogosphere yang budiman ini, bagaimana sih cara menyusun rencana studi yang pas dan ideal dengan kita, bagi yang sudah terlanjur mengisi KRS ga usah bilang WOW, tips ini berguna setiap saat.  Nyok langsung aja


     1.  IP kalian lah yang menentukan

          Hampir semua perguruan tinggi memberikan porsi / jatah kredit [SKS] sesuai dengan Indeks Prestasi mahasiswanya, jadi berbahagialah kalian wahai blogosphere sekalian yang mendapatkan IP besar, karena kalian bisa mengambil kredit lebih banyak, tapi bagaimana dengan nasib mahasiswa yang yang mendapatkan IP pas-pasan? solusinya adalah ambil mata kuliah yang penting terlebih dahulu, dan tinggalkan yang bisa di tinggalkan.

    2. Konsultasikan dengan Dosen pembimbing akademik
       Mengacu pada tips no.1 terutama bagi mahasiswa yang ber-IP cekak alangkah baiknya jika anda meminta saran kepada dosen pembimbing dulu sebelum mengisi KRS

    3. [Jika memungkinkan] Berlakukan sistem tambal sulam bagi yang IPnya cekak
        Untuk yang mendapat jatah kredit pas-pasan lebih baik meninggalkan mata kuliah yang tidak terlalu penting untuk di gunakan mengulang atau mengambil mata kuliah yang lebih penting, tapi pastikan bahwa kalian telah memenuhi prasyaratnya jangan sampai salah ambil, niatnya pengen cepet malah jadi lebih lama

    4. Pilihlah dosen yang "Waras"
        Teman saya [beda universitas] pernah punya pengalaman buruk dengan nilai lantaran dosen yang mengampu mata kuliahnya "Gila" maksudnya gila adalah teman saya pernah ngalamin satu kelas  90% mendapatkan niali D dan E, bayangkan blogoshphere jika yang jeblok hanya 1-2 orang saja itu pasti kesalahan mahasiswanya tapi kalau sudah seperti itu ya sudah pasti itu kesalahan orang yang mengampu mata kuliahnya.  Jadi tipsnya adalah sebelum memilih mata kuliah tersebut pastikan siapa saja yang memegang mata kuliah tersebut misal di kelas 'A' dipegang dosen "gila" dan kelas 'B' dipegang dosen "waras" maka lebih baik anda memilih kelas 'B' untuk mata kuliah tersebut.

   5. Jangan menjadikannya hanya sebagai "Rencana"
       Biarpun istilahnya "Rencana Studi" jangan jadikan hal tersebut hanya sebagai rencana belaka, setelah selesai menyusunnya selesaikan program itu sebaik mungkin, ingat kuliah itu bayar! jangan buang - buang duit! BOLOS = BUANG DUIT. 

Tuesday, January 8, 2013

14 tips sebelum dan sesudah Tawuran


Hola Blogosfara! lo que ustedes me echas de menos? haha.... no importa!

Baiklah para Blogsphere yang budiman :) kali ini saya akan memberikan Tips bagi anda yang hoby Tawuran, baik itu antar pelajar, antar geng , antar kampung, maupun antar jemput. Seperti yang kita ketahui Tawuran merupakan event uji ketangkasan, kekuatan dan solidaritas antar anggota kelompok.  Tawuran biasanya melibatkan 2 kubu, tapi ada juga yang lebih dari 2 kubu atau juga disebut dengan multiway tawuran. nah daripada berlama - lama lagi mending kita langsung aja simak beberapa tips yang mungkin bisa berguna saat tawuran.

1. Sebelum melakukan tawuran sebaiknya adakan rapat minimal 2 kali rapat. Yang pertama rapat antar kubu yang membahas masalah tempat, waktu, dan kebijakan - kebijakan pelaksanaan tawuran. Yang kedua adalah rapat antar anggota yg berisi penyusunan strategi.
2. Bentuk panitia tawuran, seperti ketua umum, sekertaris, bendahara, penanggung jawab, seksi sosial, seksi konsumsi, seksi P3K, dan seksi -seksi yang lainnya.
3. Pilih lokasi tawuran yang pas. JANGAN DI JALAN RAYA kan ngggak asik kalo lagi seru - serunya tawuran terganggu sama kendaraan yang melintas.
4. Pilih juga waktu yang pas. Jangan sampai waktunya bentrok dengan jadwal ke salon
5. Carilah sponsor yang bersedia mendukung tawuran ini saran saya sponsornya dari Rumah Bordir Rumah Sakit atau Rumah Duka.
6. Siapkan juga asuransi jiwa bagi setiap peserta.
7. Sepakati jumlah dan spesifikasi peserta tawuran jangan sampai 10 ekor anak SMA lawan 100 preman pasar jadinya kan nggak seimbang.
8. Begitu hari H sebelum dimulainya acara inti sebaiknya Ketua RW / Kepala sekolah / Dekan / Ketua geng memberikan kata sambutan sebagai seremonial.
9. Untuk acara pembuka bisa diisi dengan pemotongan tumpeng, dan pagelaran kesenian dari masing - masing kelompok.
10. Jangan lupa berdoa menurut gaya dan versinya masing - masing, atau saya sarankan untuk mengadakan doa 5 agama yang dipimpin pemuka agamanya masing - masing. 
11. Gunakan pedang / celurit / golok dsb. yang berstandar SNI agar terjamin kualitasnya.
12. Saat tawuran hendaknya menggunakan wasit agar tawuran berjalan sportif.
13. Potongan tangan, kepala, jeroan, darah, dsb. harap di bersihkan seusai tawuran.
14. Seusai tawuran masing - masing ketua hendaknya saling berjabat tangan tanda simbolik saling memaafkan. 
Yah demikianlah tips dari saya semoga bermanfaat hahahahahahaha............................

Saturday, December 29, 2012

Kuesioner Untuk Menilai Dosen

Ilustrasi

Halo blogsphere!!  UAS udah didepan mata, dan seperti biasanya di akhir semester selalu ada yang namanya kuesioner atau angket untuk menilai kinerja para pengajar [Dosen] dalam proses belajar mengajar, jadi bukan Cuma Dosen aja yang bisa ngasih nilai ke Mahasiswanya tapi Mahasiswa juga bisa menilai kinerja Dosen hihihihi….., ini penting loh, karena hal ini bisa di jadikan sebagai feedback untuk Dosennya sendiri.


Kuesionaer / Angket untuk Dosen
Ada banyak cara untuk menilai kinerja seseorang, termasuk pengajar nah salah satu cara yang paling bayak digunakan adalah menggunakan kuesioner / angket, cara ini bayak digunakan karena hasil angket merupakan gabungan dari berbagai pendapat.  Menurut KBBI sendiri angket berarti daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dng ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan.  Jadi boleh dikatakan angket itu kumpulan suara dari semua responden.


Penilaian yang subjektif
Kuesioner/angket memang banyak digunakan, tapi apa bisa dipastikan kalau hasilnya itu yang “sebenarnya” mengingat yang kita nilai adalah Dosen kita sendiri, misalnya gini kebanyakan Mahasiswa [saya nggak termasuk ya hehe pissss] justru memberikan nilai yang kecil terhadap Dosen yang dianggak “Galak” atau karena tidak suka dengan mata kuliah yang di ajarkan.  Kalau kita mengulas kembali fungsi, dan cara penilaian menggunakan angket penilaian macam itu sebenarnya sah-sah saja dilakukan karena memang yang namanya kuesioner / angket itukan diisi sesuai persepektif kita masing – masing [subjektif].


Kesimpulan menurut saya
Sebenarnya sih kita boleh – boleh saja menilai Dosen secara subjektif seperti itu, tapi alangkah lebih baiknya kalau kita menilainya sesuai dengan kinerjanya, jangan karena kita tidak suka dengan mata kuliah [kalo nggak suka ngapain diambil?] atau tidak suka dengan Dosennya lantas kita memberikan nilai yang kecil kepada Dosen tersebut.


 
PERINGATAN! Blog ini milik Nuhan Hidayat, bagi yang copas artikel sembarangan yang cowok tak sumpahin tit*tnya impoten seumur hidup, yang cewek tak sumpahin jadi perawan sampe mati.